Tag Archives: Gent

Dunia es krim Wall’s

wall'sSaat kecil, merek es krim yang paling diingat karena ngetopnya adalah es krim Woody, kemudian juga ada es krim Campina. Saat “bisa mendapatkan” es krim tersebut, wow, rasanya kenikmatan dan kesombongan ada dipuncaknya. Ini karena saat itu saya tinggal di pedalaman, dan es krim tergolong makanan yang masih mewah. Lha wong listrik aja belom ada, gimana mau ada yang jualan es krim..? Es krim hanya beredar di ibukota Provinsi..!

Saat ini, walaupun listrik tetep aja susah stabil, tapi sudah beragam merek es krim beredar di pelosok dan semua menjanjikan kenikmatan sesaat. Terutama saat krim dingin itu mampir sejenak dalam mulut, sesaat sebelum tergelincir kedalam tenggorokan.

Wall’s, siapa yang gak kenal dengan merek ini..? Dengan sistem penjualan yang menusuk ke pedalaman dan dengan suara “penarik perhatian” yang khas, semua anak-anak, dan juga yang sudah bukan anak-anak lagi, hampir pasti pernah mencoba es krim yang satu ini. Saya juga pernah doong…

Gimana dengan Wall’s di luar negeri tercinta ini..? Ada gak ya..?

Continue reading “Dunia es krim Wall’s” »

Menikmati Gerhana Matahari

Gambar-1. Gerhana Cincin Oktober 2005Selain Gerhana Bulan, pada tahun 2007 ini akan terjadi 2 kali Gerhana Matahari. Menurut kalender astronomi Gerhana Matahari akan terjadi pada hari Senin 19 Maret 2007 dan juga pada Selasa 11 September 2007. Kedua peristiwa ini adalah Gerhana Matahari sebagian. Sayang sekali keduanya tidak bisa dinikmati dari Indonesia.

Pada 19 Maret 2007, jika ingin menikmati maka harus berada di daratan benua Asia. Kawasan yang “terlintasi” peristiwa ini adalah mulai dari Irak – Rusia pada sisi Barat, hingga sebagian pantai Barat Kepulauan Jepang – pantai timur Rusia pada sisi Timur. Batas Selatan adalah India – Sri Langka di Asia Selatan hingga Thailand – Vietnam di Asia Tenggara. Continue reading “Menikmati Gerhana Matahari” »

Posted from Ghent, Flanders, Belgium.

Sahur mini-maksimalis

Pojok GentAlhamdulillah, Ramadhan 1427H akhirnya bisa terengkuh juga, walau baru diawal dari segala keindahannya. Hari pertama shaum, langsung mengingatkan kejadian setahun (Hijriah) lalu, saat mengawali Ramadhan 1426H. Tugas jalan-jalan ke negeri seberang memaksa memulai Ramadhan di luar komunitas yang biasa (maksudnya, biasa tinggal di komunitas kampung Ciparigi yang penuh dengan aktifitas teriakan sahur, pemberitahuan imsak, beduk, adzan, dan kolak).

Saat menjelang Ramadhan 1426H, gw masih terjebak dalam aktifitas di Gent, salah satu kota terindah di Eropa Barat (ini klaim penduduk setempat). Dan berhubung rapatnya waktu dalam kegiatan seharian, gak sempat lagi survey daerah muslim dengan tujuan mencari info mengenai awal dan waktu ritual Ramadhan. Continue reading “Sahur mini-maksimalis” »

Posted from Ghent, Flanders, Belgium.