Tag Archives: hiperspektral

Mengintip Daun Padi

Mengintip daun padi
Mengintip daun padi

Seminggu di hamparan sawah sangat mengasyikkan. Apalagi sembari menyaksikan pemandangan kesibukan para petani dan buruh tani dalam memanen hasil padinya. Saatnya panen raya tampaknya…

Kegiatan kali ini adalah lanjutan dari kegiatan tahun lalu, yaitu perekaman spektral tanaman padi (baca di: Matahari, nggak pake awan). Tetapi tentunya mempunyai target yang berbeda. Target kali ini adalah perekaman kondisi daun padi dengan membagi dalam kondisi: daun sehat dan daun “sakit”. Pengertian sakit disini adalah daun bergejala terserang oleh OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan), dengan diutamakan yang terserang oleh BLB (Bacterial Leaf Blight, atau Hawar Daun Bakteri atau penyakit kresek) dan BRS (Bacterial Red Stripe).

Lokasi perekaman adalah di Karawang (Kecamatan Cilamaya Wetan dan Tempuran) dan di Indramayu (Kecamatan Krangkeng). Cerita perjalanan dan hasil akan ditulis kemudian (semoga gak lupa… hehe…), sedangkan foto-foto di lapang, saat mengintip daun padi, dapat dilihat berikut ini:

Continue reading “Mengintip Daun Padi” »

Posted from West Java, Indonesia.

[OT] Operasi segera dimulai (bag.6)

Bandara OlilitLebih dari 3 bulan berselang, cerita jalan-jalan di Tanimbar (Operation Tanimbar) akhirnya baru bisa ditulis dan diketik lagi. Dengan membolak-balik catetan perjalanan plus melihat foto-foto dan film rekaman, akhirnya muncul lagi titik cerita yang harus diteruskan.

Saumlaki, Minggu 28 Agustus 2005, siang menjelang sore yang terik.

Suasana udara siang yang panas menyengat menambah suasana tim agak gerah dan semakin berdebar saat mengetahui berita dari bandara Olilit bahwa pesawat CESNA 402B masih “tertahan di udara” Kupang. Menurut perhitungan pilot yang disampaikan ke pengontrol di bandara mereka akan sampai (ETA) di Saumlaki pada 18.30. Kuatnya angin arah Barat akan menghambat penerbangan pesawat ringan tersebut saat mengarungi angkasa dari Kupang ke Saumlaki. Kepanikan agak terasa mengingat pada 18.30 matahari segera terbenam dan bandara tidak mempunyai lampu pada landasan sebagai panduan visual saat mendarat. Continue reading “[OT] Operasi segera dimulai (bag.6)” »

Posted from Maluku, Indonesia.

[OT] Kota yang hidup (bag.5)

SaumlakiTahun 1999, kota Saumlaki memulai babak baru sebagai ibukota Kabupaten, ini sesuai dengan berdirinya Kabupaten Maluku Tenggara Barat (weleh, Tenggara Barat nyebutnya dalam bahasa Inggris apa ya?) berdasar UU no.46 th 1999. Kota ini menjadi pusat pemerintahan wilayah kabupaten yang cukup luas (sekitar 125.442 km2). Dimana daratannya hanya 10% dari luas wilayah…

Kali ini mau nulis dikit tentang kehidupan yang terlihat di Saumlaki, kota yang menjadi bacecamp dari OT ini, sebelum kesaat-saat yang mendebarkan dalam OT hari-hari berikutnya. Penggambaran yang terlihat langsung hanya beberapa hari, jadi sangat mungkin belum bisa melukiskan kondisi sebenarnya dari tempat yang cukup asik ini…
Continue reading “[OT] Kota yang hidup (bag.5)” »

Posted from Maluku, Indonesia.

[OT] Denpasar – Saumlaki dalam gerak dan lagu (bag.4)

OT Part-1Perjalanan dalam Operation Tanimbar tahap pertama telah usai. Denpasar – Saumlaki telah dilewati.

Banyak peristiwa yang terekam dalam beberapa kamera dijital personal. Gambar-gambar dijital ini kemudian dirangkum dalam sebuah rangkaian cerita, dalam format film, dengan dibubuhi narasi santai, dan tak lupa diberikan latar belakang berbagai aliran musik.

Untuk menyaksikannya browser web harus mempunyai plugin pendukung flash. Continue reading “[OT] Denpasar – Saumlaki dalam gerak dan lagu (bag.4)” »

Posted from Maluku, Indonesia.

[OT] Destination Saumlaki (bag.3)

Menunggu di Bandara PatimuraPersiapan di Denpasar sudah harus selesai. Jadwal sudah mengharuskan tim segera berangkat ke Saumlaki. Tim Udara harus segera berangkat, Sabtu, 27 Agustus 2005. Semua kekurangan harus diselesaikan sebelum operasi udara dimulai, dan ini bisa terjadi pada detik-detik sebelum penerbangan dimulai, saat D-1.

Perjalanan diawali dari Denpasar menuju Ambon. Penerbangan sipil yang dilakukan melewati Makassar (landing 10.10 WITA), transit sejenak, baru kemudian dilanjutkan ke Ambon. Tim Udara ini terdiri dari pak John, mas Marius, mas Adriyanto, mas Agus, pak Joost, dan saya. Sementara mas Kapten Yahno dan pak Wimpi baru hari Minggu (28 Agustus) berangkat dengan CESSNA, dari Denpasar langsung ke Saumlaki.

Continue reading “[OT] Destination Saumlaki (bag.3)” »

Posted from Teluk Ambon, Maluku, Indonesia.