Tag Archives: tourism

Rumah (di) Pohon

Rumah PohonRumah Pohon adalah rumah yang didirikan di (atas) pohon, bukan rumah yang dibuat dari pohon. Begitulah pengertian umum mengenai istilah rumah pohon. Saat berjalan di bukit Nangorak, Sumedang, kita bisa melihat, mendekati, sekaligus menikmati rumah jenis ini…

Rumah pohon di Nangorak ini benar-benar asli. Maksudnya, benar-benar dibangun berlandaskan pohon asli (bukan pohon yg baru ditanam). Ada empat pohon pinus yang menjadi landasan. Dan pemandangannya bo… Continue reading “Rumah (di) Pohon” »

Nangorak, memancing dan ikan

Kolam IkanLagi-lagi tentang Nangorak. Kali ini mau bagi-bagi cerita tentang tempat memancing dan ikan. Tempat memancing ya pastilah ada ikannya, tapi tempat ikan belum tentu boleh dipancing…

Di Nangorak ini ada keduanya. Ada tempat pemancingan, ada juga tempat pembesaran ikan berupa beberapa kolam ikan bertingkat. Tempat pemancingan ada di sisi utara, sedangkan kolam ikannya berlokasi agak tinggi, di tengah lokasi agrowisata ini. Memancing dalam suasana yang asri tentunya “barang mahal” bagi orang kota yang punya hobi mancing. Dan di Nangorak ini bisa didapatkan. Continue reading “Nangorak, memancing dan ikan” »

Nangorak, Strawberry field dan Melon segar

Strawberry field - 1Masih tentang bukit Nangorak yang gak habis-habis di-explore. Kali ini tentang kebun strawberry dan melon dalam rumah kaca.

Kebun strawberry terletak di sisi kanan jalan utama saat kita menuju ke arah selatan, atau arah ke rumah induk. Kebun ini terdiri dari berbaris tanaman strawberry dalam kantung plastik dengan tinggi kantung rerata setinggi lutut orang dewasa. Letak antarkantung diberi jarak tertentu sehingga gampang untuk melewati sela-selanya.

Continue reading “Nangorak, Strawberry field dan Melon segar” »

Nangorak, rekaman di sisi Barat

Upland AgricultureDari lokasi di lereng gunung Rengganis yang masih asri ini banyak sekali hal yang bisa dinikmati. Rekaman video terdahulu adalah berbagi pandangan sisi timur Nangorak. Bagaimana dengan pemandangan di sisi barat bukit Nangorak ini..?

Sisi barat bukit ini berbatasan langsung dengan tanah garapan petani musiman, sebelum kemudian diakhiri dengan batas sungai. Sisi setelah sungai masih merupakan hutan di lereng yang sangat curam. Curah hujan yang luar biasa beberapa saat lalu mengakibatkan longsor dibeberapa bagian lereng ini. Massa tanah dan disertai pepohon yang terseret sempat menutup aliran sungai di lembah.

Continue reading “Nangorak, rekaman di sisi Barat” »

Kembali ke… Nangorak!

Selamat DatangKembali ke Nangorak adalah saat kembali menikmati alam bersih dari polusi, bebas dari macet, dan saat mencuci mata melihat indahnya alam pegunungan. Awal Mei lalu adalah saatnya menikmati hal-hal mengasyikkan itu.

(Bagi yang belum tau dimana Nangorak, sila baca Wisata Agro di Nangorak Sumedang.)

Dimulai dengan menikmati Nasi Bakar di Cijambe, Subang, saat dalam perjalanan Jakarta – Sumedang. Kemudian menikmati pemandangan sesawahan sepanjang Cagak – Sumedang (ini pemandangan default di Jawa Barat, tapi gak pernah membosankan).

Kemudian sampailah di tanjakan Nangorak yang cukup tajam yang dirimbuni pepohonan, saat lepas dari kampung Nangorak, dan kemudian langsung terlihat pemandangan yang wow punya. Kali ini saya ingin membagi “mata” dengan menyajikan beberapa film hasil rekaman kamera dijital Sony (DSC-P73) yang setia menemai kemanapun pergi. Ini melengkapi pemandangan Nangorak saat berkunjung ke sana tahun 2005 yang lalu… (antara lain sila nikmati di Nangorak selintas sekejap).

Continue reading “Kembali ke… Nangorak!” »

Pulau Weh dalam rekaman

Pulau Weh, terletak di “seberang” kota Banda Aceh, berkota Sabang, dan merupakan wilayah administrasi paling barat dan utara Indonesia… semua orang juga sudah tau… Beberapa rekan sudah berulangkali menginjakkan kaki di pulau ini, tetapi tentunya masih banyak yang belum pernah ke sana. Ada yang bertanya melalui email ataupun dalam obrolan mengenai bagaimana menuju ke sana, bagaimana dengan transportasinya, akomodasinya, de-el-el. Ada seratus macam pertanyaan, yang bisa dijawab dengan seribu macam jawaban… (lho…).

Kali ini saya ingin berbagi hasil pandangan berupa rekaman perjalanan. Rekaman ini tidak hanya dari satu perjalanan saja tetapi dari beberapa kali ke pulau ini, dan hanya dengan peralatan minimalis berupa kamera dijital Sony DSC-P73, yang mempunyai fasilitas MpegMovie. Untuk bisa menikmatinya, browser harus mempunyai plugin flashplayer.

Continue reading “Pulau Weh dalam rekaman” »

Posted from Sabang, Aceh, Indonesia.

Ke Ujung Barat lagi…

Bay SabangApril 2007, ada nasib yang sangat baik, ketika dilibatkan menjadi anggota tim penggembira dalam rangka pemaparan suatu kegiatan. Apa “nasib baik”-nya..? Tim akan ke tempat studi yang berlokasi di ujung barat Indonesia, Sabang, Pulau Weh…!

Selasa pagi, perjalanan dimulai dari CGK sekitar jam 6.30. Dengan diantar Lion dan sempat mampir ke Medan sejenak, akhirnya sampai di Sultan Iskandar Muda, bandara di Aceh, sekitar jam 11.00. Dijemput oleh pak Imran dengan taksi putihnya, sesiangan ini sempat mampir di beberapa tempat di Kota Banda Aceh, dimana rekan yang dicari, alhamdulillah, ketemu semua.

Jarak ke Pulau Weh masih jauh, untuk mencapainya, sore ini, digunakan Kapal Cepat dari pelabuhan Ulele (nulis nama pelabuhan ini sebenarnya bukan seperti itu, hanya untuk memudahkan membaca dan mengingat aja). Kapal Cepat Baruna Duta dari Ulele menuju ke pelabuhan Balohan (di Pulau Weh), berangkat jam 15.30. Tiket (masih) bertarif Rp. 75.000 untuk VIP (plus makanan ringan dan segelas air mineral yang dibagikan saat perjalanan dimulai). Continue reading “Ke Ujung Barat lagi…” »

Posted from Sabang, Aceh, Indonesia.